Mereka Muslimah #BelaQuran
Aug 20, 2017
  • 253

Mereka Muslimah #BelaQuran

Seandainya agama ini hanya urusan para lelaki, tentu tidak ada Aisyah yang diambil riwayat 2.000-an haditsnya oleh para ulama, dan kita kehilangan banyak hadits penting

Bila agama ini hanya membangkitkan lelaki, tentu dunia takkan megenal Nusaibah binti Ka'ab, Khaulah binti Azwar dan tak pernah tahu tentang Maryam Al-Astrulabi

Kita tak bisa membayangkan bagaimana dunia tanpa wanita hebat sebagaimana ucap Rasulullah, Khadijah, Maryam, Fatimah, Asiyah, tentu kita kehilangan banyak cerita

Sebab dalam Islam, dakwah adalah kewajiban Muslim Muslimah tanpa memandang perbedaan diantara keduanya, dalam amar ma'ruf nahi munkar, keduanya setara

Terlebih di zaman getok tular media sosial, keberadaan Muslimah kian dirasa penting, sebab di jari mereka satu informasi bisa masuk ke ruang paling sempit sekalipun

Sebab di lisan para Muslimah pembicaraan jadi hangat, menyebar, meluas, dan mempengaruhi lelaki. Kata kunci hari ini adalah, apa yang Muslimah ingin, itu yang terjadi

Maka aksi #BelaQuran kemarin kita saksikan diramaikan wanita jua, generasi-generasi yang Allah siapkan untuk mendidik generasi-generasi yang kelak akan bangkitkan Islam

Muslimah yang tak hanya piawai menjadi ibu dan pengelola rumah tangga, namun juga pandai dan peduli pada ummat, meramaikan aksi #BelaQuran sebagai tanda cintanya

Berikut paparan Emeralda Noor Achni, salah satu peserta aksi, yang dulu memandang bahwa masirah (aksi), adalah sesuatu yang sia-sia, divusualisasikan via video

Mengikuti aksi #BelaQuran adalah bagian dari syiar agama, bagi Muslimah itupun sama, mengenai tinjauan hukumnya, bisa dibaca dengan puas disini » https://hizbut-tahrir.or.id/2008/12/15/bolehkah-muslimah-melakukan-masirah/