Rasa Keadilan Yang Terusik
Jan 30, 2019
  • 50

Pengadilan Lucu

Entahlah, terlalu banyak hal yang harus dikritisi akhir-akhir ini. Dan belakangan sikap kritis itu sendiri juga sudah jadi semisal tindak kriminal, berpendapat itu kejahatan

Paling minimal, akan ada sekelompok anonim di dunia maya yang akan mengamuk, mulailah engkau dilabeli intoleran, radikal, bahkan ekstrimis dan teroris

Kalau engkau dilihat lebih berpengaruh, atau bisa jadi bahan untuk menghancurkan eksistensi lawan politik, maka engkau divonis penjara dan dikurung

Yang bicara demokrasi bertindak diktator, yang bicara toleransi paling rajin persekusi, yang memberantas hoax paling ramai hoax, yang kampanye jujur tukang bohong

Hukum jangan ditanya, takkan ada hukum bila engkau bukan penguasa, atau yang berafiliasi dengannya. Yang tidak ada saja bisa jadi ada, apalagi yang punya salah

Keadilan barang langka, kalaupun ada hanya ada di etalase dengan harga mahal, hanya bisa dibeli oleh orang yang punya uang, atau punya kekuasaan

Pengadilan cuma jadi alat, untuk menjatuhkan kebencian secara legal, menuduh secara formal, menyingkirkan kebenaran agar keburukan tak punya saingan

Kalau engkau tak berseberangan kepentingan dengan kelompok yang pegang palu, berbicaralah sesukamu. Paling banter hanya diberi peringatan, bebas

Begitu engkau dianggap berbeda kepentingan, berpikir saja sudah dilarang, kalaupun engkau tak terpikir, engkau akan dituduh, dengan semaunya tuduhan

Cara paling mudah melindungi kekuasaan, adalah mengambil keadilan dari kehidupan. Yang mereka tidak sadar, keadilan itu pilarnya sebuah negara

Pertontonkan saja ketidakadilan itu, setelanjangnya, hingga ummat muak. Tampakkan watak asli sekulerisme, saat dunia dan isinya itu jadi sesembahan utama

Agar ummat lebih cepat lagi sadar, tak ada kebaikan kecuali Islam, tak akan ada harapan kecuali ketika Al-Qur'an dan As-Sunnah yang jadi landasan

#keadilan #lucu #Islam #mulia #adil

NB: Baca, share, simpan, pengalaman sebelumnya, tulisan seperti ini ada masanya langsung hilang tiba-tiba.. entah mengapa..