Masjid Gaul Untuk Peradaban
Mar 1, 2019
  • 23

Seringkali kita terjebak dengan diksi bukan isi, terjebak dengan istilah bukan fokus pada pemikiran. Sehingga kadang kita ngamuk dalam perkara yang wajar, atau merasa wajar pada perkara yang berbahaya

Misal, kata "Bebas Berpikir" itu seolah bagus, tapi ada pemikiran berbahaya dibelakangnya. Atau kata "Masjid Gaul" itu seolah sesuatu yang sesat, padahal ada pemikiran bagus dibelakangnya

Sebab objek dakwah itu berbeda-beda, dan perlu diberikan Islam pada mereka menurut istilah mereka, sesuatu yang mampu untuk dijangkau

Bicara tentang masjid, saya sering menyampaikan bahwa konsep masjid terbaik, itu dicontohkan Rasulullah saw di Madinah, dan itu berlaku hingga akhir zaman

Konsep masjid itu takkan pernah berubah, bahwa masjid adalah jantung peradaban, tempat ibadah ritual, pusat pendidikan, pemerintahan, ekonomi dan sebagainya

Tapi strategi dan taktik penerapan, itu bisa jadi berbeda, tergantung zaman, tempat dan keperluan. Sama seperti transportasi dan komunikasi, yang berubah hanya perantaraan, bukan esensi aktivitasnya

Dulu di masa Nabi, masjid berbentuk kotak, dibuka sebagian dan ditutup sebagian. Di tanah Arab, ini relevan sebab curah hujan yang rendah, tapi di iklim tropis? Tentu masjid perlu penyesuaian atap dan lain halnya

Masjid Nabawi tak perlu banyak ukiran, kaligrafi, dan hiasan. Di masa Umayyah, Abbasiyyah, terutama Utsmaniyah, ini dirasa perlu, sebagai syiar dan membantu orang untuk mengingat Allah

Konsep masjid itu tetap, tapi penerapan wasilahnya dinamis. Maka cobalah piknik ke Istanbul, kita akan tahu bagaimana konsep Masjid Nabawi di-implementasi dalam bentuk kompleks kulliyesi

Pertanyaannya, kita biasa saja bila ada kafe, live music, atau tempat olahraga yang punya mushala sempit, tak layak. Mengapa kita sewot ketika ada masjid yang bisa memfasilitasi aktivitas anak muda seperti diatas?

Bukankah kafe, musik, olahraga, mubah saja? Bahkan kalau bisa diatur oleh masjid, akan sangat baik bukan? Cobalah melihat keindahan dalam perbedaan yang masih boleh

Ya, kecuali, kalau anda sudah berpikir, selain kami, semua pasti salah