Diantara Dua
Apr 16, 2019
  • 20

Diantara Dua

Seseorang pernah ditanya, mana yang lebih kita cenderung?

Pemimpin yang pribadinya mungkin salih, tapi dikelilingi mereka yang dzalim, karenanya ia anti terhadap Islam dan syariat, dan yang mendakwahkannya

Atau pemimpin yang pribadinya mungkin dzalim, tapi dikelilingi oleh mereka yang salih, karenanya ia mendekat kepada Islam, pendakwah dan syariat-Nya?

Maka dijawab. Yang pertama, kesalihannya adalah urusan pribadinya dengan Allah. Sedangkan kelemahannya dan orang sekelilingnya, kerugian buat manusia

Sedang yang kedua, kedzalimannya adalah urusan pribadinya dengan Allah. Sedang mereka yang salih sekelilingnya, adalah kebaikan buat manusia

Sekedar memperjelas, kepemimpinan bukan hanya soal pemimpin, tapi siapa yang ada disekelilingnya, siapa yang berada di dekatnya, dengan apa dia memimpin

Bila jelas disekelilingnya semodel kapitalis nggragas, munafik tulen, semisal Abuabu yang berlagak ulama, penggiat maksiat, ini jelas musibah

Yang jelas memusuhi dakwah, menyulitkan pendakwah dan ulamanya, mempersekusi pengajian, anti syariat dan Islamophobia, ini jelas-jelas buruk

Sejarah mencatat, penguasa tak harus ideal, hanya saja ia haruslah yang terbuka hatinya pada nasihat ulama. Yang memuliakan Allah dan Rasul diatas segalanya

Hari ini pilihan di tangan kita, ini baru hanya permulaan, bukan penentuan. Agar kedepan, selangkah demi selangkah, kita semakin mendekat pada Allah

Ya Allah, jagalah Indonesia, sayangi ummatnya, muliakan ulamanya, beri pemimpinnya kehormatan untuk bisa taat pada Kitabullah dan Sunnah

#pemimpin #kepemimpinan #Islam #Kitabullah #Sunnah